1



1. Soal Uas [Kembali]



2.Rangkaian Simulasi dan Prinsip Kerja[Kembali]

KONTROL KUALITAS UDARA PADA INDUSTRI MANUFAKTUR PABRIK SEMEN

Aplikasi Sensor Suhu

Prinsip Kerja :

Rangkaian diatas adalah Aplikasi sensor LM35 (sensor suhu) yang akan mendeteksi suhu ruangan.

Sensor tersbut akan diletakkan ditengah ruangan dan terhubung dengan 4 output yakni 7 segmen dan 3 ventilasi.
Sensor suhu terhubung ke komponen mikroprosesor ATMEGA16 yang akan terhubung ke 7 Segmen MPX4 CA. 7 Segmen akan dipasang pada dinding ruangan dan akan menampilkan tinggi suhu ruangan yang di baca oleh sensor suhu dalam satuan celcius

Sensor LM35 memiliki 3 input lainnya yang akan berkerja dengan 4 kondisi tertentu

  • Kondisi 1 (jika suhu 15-25 Derajat Celcius)
Menyatakan bahwa suhu ruangan berada dalam suhu normal, apabila berada pada kisaran suhu ini makan ventilasi akan tetap tertutup.

  • Kondisi 2 (jika suhu >35 Derajat Celcius)
Menyatakan bahwa suhu ruangan cukup panas, bila sensor suhu mendeteksi suhu pada kisaran ini maka output LM35 akan diumpankan menuju rangkai kedua yang akan melewati Detector Non Inverting ke transistor, lalu ke kaki base trasnsitor ke kaki emittor dan menuju ground, Vinput dari VCC akan melewati relay lalu masuk ke kaki colector dan lalu ke kaki emittor dan ground, Voltmeter akan mendeteksi tegangan >0,7V yang manyatakan transistor dalam kondisi aktif sehingga relay akan aktif dan mengaktifkan motor yang akan membukan ventilasi pertama

  • Kondisi 3 (jika suhu >41 Derajat Celcius)
Menyatakan bahwa suhu ruangan sangat panas, bila sensor suhu mendeteksi suhu pada kisaran ini maka output LM35 akan diumpankan menuju rangkaian kedua dan ketiga yang akan melewati Detector Non Inverting ke transistor, lalu ke kaki base trasnsitor ke kaki emittor dan menuju ground, Vinput dari VCC akan melewati relay lalu masuk ke kaki colector dan lalu ke kaki emittor dan ground, Voltmeter akan mendeteksi tegangan >0,7V yang manyatakan transistor dalam kondisi aktif sehingga relay akan aktif dan mengaktifkan motor yang akan membukan ventilasi pertama dan kedua

  • Kondisi 4 (jika suhu >50 Derajat Celcius)
Menyatakan bahwa suhu ruangan sangat extreme, bila sensor suhu mendeteksi suhu pada kisaran ini maka output LM35 akan diumpankan menuju rangkaian kedua, ketiga dan keempat  yang akan melewati Detector Non Inverting ke transistor, lalu ke kaki base trasnsitor ke kaki emittor dan menuju ground, Vinput dari VCC akan melewati relay lalu masuk ke kaki colector dan lalu ke kaki emittor dan ground, Voltmeter akan mendeteksi tegangan >0,7V yang manyatakan transistor dalam kondisi aktif sehingga relay akan aktif dan mengaktifkan motor yang akan membuka ketiga ventilasi



Aplikasi Sensor Gas Mq-2 dan Mq-7

Prinsip Kerja :

Sensor Gas Mq-2 akan mendeteksi metana di udara

Sensor Gas Mq-7 akan mendteksi Karbon Monoksida (Co) di udara

keduanya akan terhubung ke lampu indikator yang akan menyatakan kondisi udara diruangan

Kedua sensor terhubung ke empat output lampu indikator dengan kondisi dan arti :

  • Kandungan Metana/Co <9% = Lampu Biru (Kondisi Udara Baik)
Menyatakan bahwa kondisi udara baik, bila sensor gas mendeteksi mendeteksi kadar Metana/CO pada kondisi ini maka Voutputnya akan diumpankan menuju rangkai pertama yang akan melewati Detector Non Inverting ke transistor, lalu ke kaki base trasnsitor ke kaki emittor dan menuju ground, Vinput dari VCC akan melewati relay lalu masuk ke kaki colector dan lalu ke kaki emittor dan ground, Voltmeter akan mendeteksi tegangan >0,7V yang manyatakan transistor dalam kondisi aktif sehingga relay akan aktif dan mengaktifkan LED indikator.
  • Kandungan Metana/Co <10-50% = Lampu Hiau (Kondisi Udara Tidak Sehat)
Menyatakan bahwa kondisi udara Tidak Sehat, bila sensor gas mendeteksi mendeteksi kadar Metana/CO pada kondisi ini maka Voutputnya akan diumpankan menuju rangkai kedua yang akan melewati Detector Non Inverting ke transistor, lalu ke kaki base trasnsitor ke kaki emittor dan menuju ground, Vinput dari VCC akan melewati relay lalu masuk ke kaki colector dan lalu ke kaki emittor dan ground, Voltmeter akan mendeteksi tegangan >0,7V yang manyatakan transistor dalam kondisi aktif sehingga relay akan aktif dan mengaktifkan LED indikator.
  • Kandungan Metana/Co <51-90% = Lampu Kuning (Kondisi Udara Sangat tidak Sehat)
Menyatakan bahwa kondisi udara Sangat Tidak Sehat, bila sensor gas mendeteksi mendeteksi kadar Metana/CO pada kondisi ini maka Voutputnya akan diumpankan menuju rangkai ketiga yang akan melewati Detector Non Inverting ke transistor, lalu ke kaki base trasnsitor ke kaki emittor dan menuju ground, Vinput dari VCC akan melewati relay lalu masuk ke kaki colector dan lalu ke kaki emittor dan ground, Voltmeter akan mendeteksi tegangan >0,7V yang manyatakan transistor dalam kondisi aktif sehingga relay akan aktif dan mengaktifkan LED indikator.
  • Kandungan Metana/Co <91-100% = Lampu Merah (Kondisi Udara Berbahaya)

Menyatakan bahwa kondisi udara Berbahaya, bila sensor gas mendeteksi mendeteksi kadar Metana/CO pada kondisi ini maka Voutputnya akan diumpankan menuju rangkai keempat yang akan melewati Detector Non Inverting ke transistor, lalu ke kaki base trasnsitor ke kaki emittor dan menuju ground, Vinput dari VCC akan melewati relay lalu masuk ke kaki colector dan lalu ke kaki emittor dan ground, Voltmeter akan mendeteksi tegangan >0,7V yang manyatakan transistor dalam kondisi aktif sehingga relay akan aktif dan mengaktifkan LED indikator.

Aplikasi Sensor Piezo (Sensor Tekanan Udara)

Prinsip Kerja :
Piezo Sensor akan mendeteksi Tekanan Udara, Piezo sensor terhubung pada Baghouse filter.
Piezo sensor akan dilteakkan pada baghouse filter dengan 2 kondisi yakni :

  • Jika tekanan udara terdeteksi 1,5kPa
Pada kondisi ini sensor piezo akan mengaktifkan pulse jet cleaning yang akan membersihkan filter.  Voutputnya akan diumpankan menuju rangkai pertama yang akan melewati Detector Non Inverting ke transistor, lalu ke kaki base trasnsitor ke kaki emittor dan menuju ground, Vinput dari VCC akan melewati relay lalu masuk ke kaki colector dan lalu ke kaki emittor dan ground, Voltmeter akan mendeteksi tegangan >0,7V yang manyatakan transistor dalam kondisi aktif sehingga relay akan aktif dan mengaktifkan Motor (pulse Jet Cleaning).

  • Jika tekanan udara terdeteksi 2,0kPa
Pada kondisi ini piezo sensor akan menyalakan buzzer yang akan menandakan bahwa perlu pemeriksaan lanjut pada baghouse filter.
Voutputnya akan diumpankan menuju rangkai kedua yang akan melewati Detector Non Inverting ke transistor, lalu ke kaki base trasnsitor ke kaki emittor dan menuju ground, Vinput dari VCC akan melewati relay lalu masuk ke kaki colector dan lalu ke kaki emittor dan ground, Voltmeter akan mendeteksi tegangan >0,7V yang manyatakan transistor dalam kondisi aktif sehingga relay akan aktif dan mengaktifkan Buzzer.



Aplikasi Sensor LDR (Cahaya)/Partikulat

Prinsip Kerja

Sensor Ldr(sensor Cahaya) akan berperan sebagai partikulat sensor yang akan mendeteksi partikel debu pada baghouse filter. Sensor Partikulat terhubung pada dua output dengan dua kondisi yaitu :
  • jika terdetksi cahaya >150 Lux
Pada kondisi ini sensor partikulat akan mengaktifkan LED biru yang akan menyatakan bahwa baghouse filter efisien dan berada dalam kondisi baik.
Voutputnya akan diumpankan menuju rangkai pertama yang akan melewati Detector Non Inverting ke transistor, lalu ke kaki base trasnsitor ke kaki emittor dan menuju ground, Vinput dari VCC akan melewati relay lalu masuk ke kaki colector dan lalu ke kaki emittor dan ground, Voltmeter akan mendeteksi tegangan >0,7V yang manyatakan transistor dalam kondisi aktif sehingga relay akan aktif dan mengaktifkan LED

  • jika terdetksi cahaya <150 Lux
Pada Kondisi ini sensor Partikulat akan mengaktifkan LED merah yang menandakan bahwa Baghouse filter tidak efisien dan perlu diganti.
Voutputnya akan diumpankan menuju rangkai kedua yang akan melewati Detector Non Inverting ke transistor, lalu ke kaki base trasnsitor ke kaki emittor dan menuju ground, Vinput dari VCC akan melewati relay lalu masuk ke kaki colector dan lalu ke kaki emittor dan ground, Voltmeter akan mendeteksi tegangan >0,7V yang manyatakan transistor dalam kondisi aktif sehingga relay akan aktif dan mengaktifkan LED



Aplikasi Rangkaian Sensor Oksigen

Prinsip Kerja
Sensor Oksigen akan mendeteksi kebocoran gas pada ruangan dan diletakkan ditengan ruangan, sensorini terhubung pada 4 output dengan 4 kondisi yaitu :
  • Jika Kadar oksigen >= 21%
Menandakan bahwa kadar oksigen ruangan berada dalam kondisi sehat/ baik, alarm akan tetap mati dalam kondisi ini.
  • Jika Kadar oksigen < 21%
menandakan bahwa kadar oksigen sedikit rendah akan tetapi kondisi relatif aman sehingga alarm akan tetap mati.
  • Jika Kadar oksigen <19.5%
Menandakan bahwa kadar oksigen diruangan tidak sehat/ ada gas bocor atau tercemar sehingga sensor oksigen akan mengluarkan output.
Voutputnya akan diumpankan menuju rangkai ketiga yang akan melewati Detector Non Inverting ke transistor, lalu ke kaki base trasnsitor ke kaki emittor dan menuju ground, Vinput dari VCC akan melewati relay lalu masuk ke kaki colector dan lalu ke kaki emittor dan ground, Voltmeter akan mendeteksi tegangan >0,7V yang manyatakan transistor dalam kondisi aktif sehingga relay akan aktif dan mengaktifkan Buzzer
  • Jika Kadar oksigen <16.5%
Menandakan bahwa kondisi oksigen ruangan dalam keadaan berbahaya. senosr akan mengeluarkan Voutput.
Voutputnya akan diumpankan menuju rangkai keempat yang akan melewati Detector Non Inverting ke transistor, lalu ke kaki base trasnsitor ke kaki emittor dan menuju ground, Vinput dari VCC akan melewati relay lalu masuk ke kaki colector dan lalu ke kaki emittor dan ground, Voltmeter akan mendeteksi tegangan >0,7V yang manyatakan transistor dalam kondisi aktif sehingga relay akan aktif dan mengaktifkan Buzzer.

3. Video Simulasi[Kembali]




4. Download File[Kembali]





Tidak ada komentar:

Posting Komentar