1.Kondisi[kembali]
2. Rangkaian Simulasi[kembali]
3. Video Simulasi[kembali]
4. Prinsip Kerja[kembali]
Dalam percobaan ini, digunakan 7 buah switch SPDT, 1 IC 4056, dan 1 display seven-segment anoda.
Switch dan Koneksi ke Pin Input:
- Switch 1 dihubungkan ke pin A.
- Switch 2 dihubungkan ke pin B.
- Switch 3 dihubungkan ke pin C.
- Switch 4 dihubungkan ke pin D.
- Switch 5 dihubungkan ke pin STB (Strobe).
- Switch 6 dihubungkan ke pin DFI (Disable Function Input).
Jalur Input Data BCD: Jalur ini terdiri dari 4 pin input (A, B, C, D) yang merepresentasikan 4-bit data dalam format BCD (Binary-Coded Decimal). Setiap pin membawa informasi bit yang digunakan untuk menentukan angka yang akan ditampilkan pada seven-segment.
Jalur Output Seven-Segment: Pin output IC 4056 berfungsi mendistribusikan data hasil pengkodean ke tujuh segmen display (a, b, c, d, e, f, g). Tiap pin output mengontrol segmen tertentu untuk membentuk angka sesuai input BCD.
Jalur STB (Strobe):
- Pin ini digunakan untuk mengunci data input BCD pada saat perubahan nilai input.
- Ketika sinyal STB aktif, nilai input BCD akan di-latch dan tidak akan berubah meskipun nilai input BCD diubah.
Jalur DFI (Disable Function Input):
- Pin ini memungkinkan tampilan pada seven-segment dimatikan sementara, tanpa mengubah data BCD yang sudah dikunci.
- Ketika DFI aktif, seluruh output menuju display akan dinonaktifkan (disable), sehingga tampilan menjadi kosong.
Rangkaian ini bekerja dengan cara membaca data dari switch yang merepresentasikan nilai BCD, lalu mengubah data tersebut menjadi sinyal yang sesuai untuk mengontrol tampilan pada seven-segment. Strobe dan DFI memberikan kemampuan tambahan untuk mengontrol bagaimana data ditampilkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar